Jumat, 22 April 2011

Penantian Sepi


Bunyi malam menghantarkan kesepian
Bau tanah basah tercium sudah
Gerimis kecil tadi telah berhenti
Sisakan dingin yang menusuk tulang
Hingga terasa ke sisi sukma terdalam

Suara hati yang terus menggema
Mainkan dawai gita cinta yang lara
Terbang melayang ke alam nan lalu
Bawakan kisah sendu yang telah berlalu
Tersirat lewat di antara penat pikiranku

Terang yang tertutup mendung hati
Bagaikan mega yang menghalangi sinar
Cahaya mentari yang tak mencapai bumi
Perumpamaan suasana kalbu hati nan suram
Entah sampai kapan akan berhenti
Entah sampai kapan akan kulalui
Sungguh, aku sangat menanti...........


*Bandung, 22 April 2011

Tidak ada komentar:

Posting Komentar