Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Kamis, 15 Maret 2012

Hanya Dia

Angin malam yang berhembus perlahan
Tak kan pernah mampu membuaiku ke alam mimpi
Butiran beribu bintang terhampar di angkasa
Tak akan pernah mempesona jiwa keringku yang terkadang hampa

Bukan pula rintik hujan yang resah di awal senja nan merah
Dapat membasahi sudut sukma di temaram bayangnya

Ada Apa Dengan Cinta...

Seribu tanya di hati yang mungkin tak akan pernah terjawab
Di antara momen duka hilangnya seorang sahabat
Tertulis kata disana yang begitu mengguncang jiwa
Tiada angin, tanpa hadirnya hujan di angkasa
Teruntai ia begitu saja

Minggu, 14 Agustus 2011

PELANGI TERINDAH


dulu, engkau bagaikan bintang di angkasa hatiku
sinarmu begitu benderang di antara  gelap langit selatan itu
dulu, engkau bak pelangi yang hanya dapat kunikmati tanpa bisa kudekati
pelangi dengan aneka warna yang takkan mungkin dapat aku sentuh
waktu yang menggelinding terus melaju dalam roda cerita
menghilangkan sejenak dirimu di antara belantara baik buruknya dunia
beberapa lama, bintang itu seperti menghilang di telan masa
sejenak, pelangi itu tersapu awan mendung yang berarak tak berarah

Rabu, 08 Juni 2011

Untaian Kata Indah Dari Status Update di Facebook "AKA"

Daripada ada yang bajak kata-kata yang sebenarnya gak ada indah-indahnya ini  -untuk kepentingan di blog atau dimanapun- maka saya merangkum tulisan-tulisan hasil karya sendiri (orisinil) di Status Update Facebook saya ke dalam kumpulan tulisan di blog ini... 
Jelek-jelek juga kan mikir sendiri, hehehe.........

KUMPULAN UNTAIAN KATA AAngAdhA  #1

aku bukan siapa-siapa...
tapi maukah engkau hentikan langkah hatimu untuk sejenak menolehku?
mana tahu ada sekumpulan nada di sana...
irama yang engkau butuhkan untuk melengkapi notasi indah yang belum selesai kau gubah.....

+++++++++

Selasa, 31 Mei 2011

Hikayat Melodi Cinta

diresah rintik gerimis malam ini
cahaya purnama yang bersedih masih bisa menembus
desauan dinginnya semilir angin berhembus
mengantarkan kembali memoriku pada indahnya mereka

Sabtu, 21 Mei 2011

Produk Masa Lalu

aku adalah produk masa lalu
generasiku sudahlah menghasilkan pelanjut sejarah
aku adalah tanah merah yang kering
nelangsa tanpa sentuhan lembut air hujan
retak merana di hamparan yang hampa

Jumat, 20 Mei 2011

Terik Yang Menyakitkan

Sebulan yang lalu jalanan masih basah
Tetesan air kehidupan dari langit masih menerpa
Beribu-ribu menyerbu tanah ini
Menghijau menyegarkan seluruh insan di bumi

Selasa, 17 Mei 2011

Gadis Berkerudung Hitam

senja yang turun semakin temaram
langkah kakiku belum pula terhingga
membawa ke satu tempat di ujung sana
tercekat terhela nafas yang agak singkat
kala tercekik pada pandanganmu

Rabu, 11 Mei 2011

Semoga Kau Bahagia

tetes air dari langit kala senja
membuai lamunanku akan senyum indahmu
takkan pernah bisa digambarkan dengan kata
begitu anggun pesona dan aura cinta yang kau beri
tertanam begitu dalam di hati dan jiwa
tatapan tajam yang iringi tawa renyahmu
teramat dahsyat menghujam di kalbu

Jumat, 06 Mei 2011

Rindu Dendam

dimanakah kini engkau gerangan...
seratus mil mungkin lebih untuk memandangya
tiap detik yang berlalu adalah tanya
tanpa jawab yang nyata di dalam sini
jingga petang terus berselang
menumpahkan segala asa yang terlunta

Kekasih Khayalan


Dering hand phone berbunyi nyaring
Kejutkanku di malam itu
Nomor cantik yang tak tertera nama
Entah kali ini dari siapa

Rabu, 04 Mei 2011

Aku Tak Bisa


kau...
pernah mengisi hariku
beri warna ceria disetiap waktuku
reduksi penat di antara problemaku

Senin, 02 Mei 2011

Mati Lagi-Mati Lagi


Pukul 6 sore hari
Masih lumayan terang
Pukul 6.15 lampu dinyalakan
Terang benderang dunia

Minggu, 01 Mei 2011

Surat Terbuka Buat Adik-adik di UI


Kabarnya dik, lumpur-lumpur itu terdiam
Menyampaikan suara hati yang paling dalam
Kabarnya dik, tanah-tanah itu membisu
Meneriakkan jeritan batin di dalam kalbu

Jumat, 29 April 2011

DIA


Beratus purnama
Beribu mentari pagi menyapa
Telah kulewati
Sudah kulalui tanpanya

Adakah Kamu Seperti Aku


Aku adalah lilin kecil
Tubuhku mungil bercahaya kerdil
Aku hanyalah lilin kecil
Terlupakan dikala terang mendera

Senin, 25 April 2011

Pulang Kampung Nih


Segelas susu panas temaniku malam ini
Suasana riuh stadion liga inggris di tivi
Dengan kondisi badan yang kurang bersahabat
Buah perjalanan darat dari tempat tinggi nan dingin

Sabtu, 23 April 2011

Rendezvous


Sesejuk embun pagi hari ini
Sedingin hembusan angin malam tadi
Sekuat bau belerang saat ini
Berarak kabut yang turun perlahan
Berikan warna suasana luasnya alam di depan

Jumat, 22 April 2011

Penantian Sepi


Bunyi malam menghantarkan kesepian
Bau tanah basah tercium sudah
Gerimis kecil tadi telah berhenti
Sisakan dingin yang menusuk tulang
Hingga terasa ke sisi sukma terdalam